The No.1 store for free apps, games & videos. 20,000+ users downloaded Me, Myself & I latest version on 9Apps for free every week! With unexpected, recently it has become very popular in India. This hot app was released on 2018-10-29. Find out more android software you're looking for at 9apps.com
You fly through magical worlds that are constantly being regenerated.
Your individual photos appear continuously on building facades which are taken by you every second. If you don't like a picture, replace it as you like.
Can you fill all the facades of the entire world with selfies? This is how you reach the next level.
Between each level your live video appears for a short time, projected a thousand times all over the world. It's just you everywhere. Now you are the superstar and can share this magical moment with others.
Background
"Me, Myself & I" questions egocentrism and narcissism as widespread contemporary phenomena and their most popular, in-famous declination: the selfie culture. The digital era emphasizes as individuals are seen more and more at the center of, rather than being part of a society.
Selfishness and narcissism are widespread, as selfie culture shows: We send mini-me’s into the increasingly important virtual body of our society to make others aware of who we are and most importantly, aim to be. Fiction, fantasies, exhibitionism, confessions, self-indulgent activities, solipsism motifs are the drivers behind our virtual life, with corporations and media shaping our (perceived) reality and exploiting recklessly our desires and fantasies, leading us further away from reality. The permanent representation of the lives of others also creates pressure to depict one’s own life, which becomes a design object, and strengthens the spiral of staging through selfies and body cult.
This is where "Me, Myself & I" steps in and offers an opportunity to develop new states of perception. In the virtual environment, images and reality are perceived unmistakably and unambiguously as being incompatible. This helps the participant to decouple externally constructed realities from his natural environment.
Exhibitions
For exhibitions, the image can be display as two reflective projections on adjacent walls, offering a kaleidoscopic view of the urbanized cityscape full of egos. This emphasizes the impression of a super star and allows other visitors to participate.
Credits
Director and Producer
Marc Lee
VR Developer
Florian Faion
Antonio Zea
Sound
Shervin Saremi
Anda terbang melalui dunia magis yang terus-menerus diregenerasi.
Foto pribadi Anda muncul terus menerus membangun fasad yang diambil oleh Anda setiap detik. Jika Anda tidak suka gambar, menggantinya yang Anda inginkan.
Dapatkah Anda mengisi semua fasad seluruh dunia dengan narsis? Ini adalah bagaimana Anda mencapai tingkat berikutnya.
Antara setiap tingkat video langsung Anda muncul untuk waktu yang singkat, diproyeksikan seribu kali di seluruh dunia. Itu hanya Anda di mana-mana. Sekarang Anda superstar dan bisa berbagi momen ajaib ini dengan orang lain.
Latar Belakang
"Me, Myself & I" pertanyaan egosentrisme dan narsisme sebagai fenomena kontemporer luas dan paling populer, di-terkenal deklinasi mereka: selfie budaya. Era digital menekankan sebagai individu terlihat lebih dan lebih di pusat, daripada menjadi bagian dari masyarakat.
Keegoisan dan narsisme tersebar luas, sebagai budaya selfie menunjukkan: Kami mengirim mini-me ini ke dalam tubuh maya yang semakin penting dari masyarakat kita untuk membuat orang lain menyadari siapa kita dan yang paling penting, bertujuan untuk menjadi. Fiksi, fantasi, eksibisionisme, pengakuan, kegiatan memanjakan diri sendiri, motif solipsisme adalah driver belakang kehidupan virtual kami, dengan perusahaan dan media membentuk kita (dianggap) realitas dan mengeksploitasi sembarangan keinginan dan fantasi kita, memimpin kita lebih jauh dari kenyataan. Representasi permanen dari kehidupan orang lain juga menciptakan tekanan untuk menggambarkan kehidupan sendiri, yang menjadi objek desain, dan memperkuat spiral pementasan melalui narsis dan kultus tubuh.
Di sinilah "Me, Myself & I" langkah dalam dan menawarkan kesempatan untuk mengembangkan negara-negara baru persepsi. Dalam lingkungan virtual, gambar dan realitas yang dirasakan salah lagi dan jelas sebagai tidak kompatibel. Hal ini membantu peserta untuk memisahkan realitas dibangun secara eksternal dari lingkungan alam.
pameran
Untuk pameran, gambar dapat ditampilkan sebagai dua proyeksi reflektif di dinding yang berdekatan, menawarkan pemandangan kaleidoskopik Cityscape urban penuh ego. Ini menekankan kesan bintang super dan memungkinkan pengunjung lain untuk berpartisipasi.
kredit
Direktur dan Produser
Marc Lee
VR Pengembang
Florian Faion
Antonio Zea
Suara
Shervin Saremi
New Level added