Gambaran umum rumus dalam Excel
Jika baru menggunakan Excel, Anda akan segera menyadari bahwa Excel bukanlah sekadar kisi untuk memasukkan angka dalam kolom atau baris saja. Ya, Excel tak hanya dapat digunakan untuk menemukan total atas kolom atau baris berisi angka, namun juga dapat digunakan untuk menghitung pembayaran hipotek, memecahkan permasalahan matematika dan teknik, atau menemukan pemecahan masalah terbaik berdasarkan jumlah variabel yang dimasukkan.
Excel melakukannya menggunakan rumus dalam sel. Rumus melakukan penghitungan atau tindakan lainnya pada data dalam lembar kerja. Rumus selalu dimulai dengan tanda sama dengan (=), yang dapat diikuti dengan angka, operator matematika (seperti atau - untuk penambahan atau pengurangan), dan fungsi Excel bawaan untuk mengoptimalkan rumus.
Misalnya, rumus berikut mengalikan 2 dengan 3 lalu menambahkan 5 ke hasil perkalian tersebut sehingga menghasilkan jawaban, 11.
=2*3 5
Ini ada beberapa contoh tambahan yang bisa Anda masukkan dalam lembar kerja.
=A1 A2 A3
Menambahkan nilai di sel A1, A2, dan A3.
=SUM(A1:A10)
Menggunakan fungsi SUM untuk mengembalikan jumlah nilai dalam A1 hingga A10.
=TODAY()
Mengembalikan tanggal saat ini.
=UPPER("halo")
Mengonversi teks "halo" menjadi "HALO" dengan menggunakan fungsi UPPER.
=IF(A1>0)
Menggunakan fungsi IF untuk menguji sel A1 guna menentukan jika sel berisi nilai lebih besar dari 0.
Bagian dari rumus Excel
Menggunakan konstanta dalam rumus Excel
Menggunakan operator perhitungan dalam rumus Excel
Urutan Excel dalam melakukan operasi dalam rumus
Menggunakan fungsi dan fungsi yang ditumpuk dalam rumus Excel
Menggunakan referensi dalam rumus Excel
Menggunakan nama dalam rumus Excel
Menggunakan rumus array dan konstanta array di Excel
Menghapus rumus
Menghindari kesalahan umum saat membuat rumus
semuanya dapat kamu temukan disini